Rabu, 19 Maret 2014

dia!

Perkenalanku denganmu membawaku kepada tahapan kehidupanku yang berakhir dengan perasaan cinta.
Namamu terus terulang di pikiranku dengan perulangan yang berlangsung selamanya.
Besarnya cinta yang tumbuh divalidasikan harus sama dengan tak terhingga
Karena hati ini tak akan dapat menerima bahwa cintaku padamu dapat dihitung dengan angka2 yang rasional
Dengan pergerakan rasa berlintasan lingkaran yang tak tau dimana titik awal dan titik akhirnya dan akan berputar untuk selamanya
Merangkai rusuk - rusuk asa untuk menjadikannya ruang untuk rasa ini.
Ruang dengan sisi terbuka yang siap menantimu masuk kedalamnya dan menutup sisi tersebut.
Perasaan ini tak akan dapat diturunkan seperti bilangan - bilangan yang di difrensialkan.
Tetapi rasa ini seperti seperti bilangan eksponensial dengan bilangan pangkat tak terhingga
Begitu besar rasa ini membuat hukum gravitasi terabaikan
Membuatku tenggelam dalam teduhnya tatapanmu tanpa memperdulikan hukum archimedes.
Cintamu juga dapat membuatku terbang tanpa harus memiliki tekanan pada sayap - sayapku seperti yang dikatakan oleh bernoulli
Dan hanya hukum relativitas waktulah yang berlaku terhadap kita.Dimana aku merasa waktu begitu lambat berjalannya saat tak bersamamu, tetapi waktu berlalu begitu cepat saat aku bersamamu
Dan perasaan cinta ini merupakan unsur yang tidak terdapat dalam tabel periodik, dan tidak akan pernah ditemukan untuk selamanya.
Rasa cinta ini juga bukanlah unsur yang dapat disatukan dengan menyatukan unsur2 yang ada di alam ini.
Rasa ini hanya dapat terbentuk dengan menyatukan kita berdua.
Memukul dengan keras sehingga terasa begitu kuat di dalam hati ini seperti unsur padat
Mengalir melalui celah - celah terkecil yang ada di hati ini sehingga sampai ke kedalaman hati yang paling dalam seperti unsur cair
Dan seperti unsur gas yang selalu memenuhi ruang yang ditempatinya, rasa cinta ini selalu menyesakkan hati ini.
Aku rela kehilangan semua inderaku demi rasa ini.
Cintamu akan menjadi mata untukku
Dengan kemampuan merefleksikan cahaya dan memunculkan hal - hal indah yang bahkan tidak perlu kupandang sudah dapat membahagiakanku
Cintamu juga akan menjadi pengganti hidungku, cintamulah yang akan mengalirkan oksigen kepadaku. Cintamu akan menjadi indera pengecapku, yang memberikan sensasi rasa yang melebihi rasa manis, asin, asam, dan pahit.
Dan aku juga rela jika rasa ini menggantikan telingaku meski aku harus mendengarkan namamu dibisikkan ke otakku setiap saat.Cintamu juga akan menggantikan indera perasaku, memberikan rasa bedebar - debar yang tak terkendali saat engkau menyentuhku. Perasaan yang aku punya untukmu telah melebihi semua ilmu yang ada.
Satu yang kutahu bahwa cinta kita tak akan pernah dapat dijelaskan oleh ilmu apapun. Cinta kita tak perlu dijelaskan oleh pengetahuan. Rasa ini tak logis namun nyata adanya. Karena untuk mendapatkan rasa ini aku tak perlu otak yang berpikir, hanya hati yang berdebar  dengan hebatnya tiap aku mendengar suaramu dan melihat parasmu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar